Inspirasi orang-orang yang besar dan dewasa kadang datang dari yang kecil dan muda..
Ya, dialah inspirasiku..
Nadhira namanya, adik kelas di SD ku..
Hari itu hanya setengah hari di MTs ku, karena kangen dengan SD ku, aku pergi kesana..
Ku lihat anak-anak sedang melaksanakan eskul Taekwondo..
Diantara mereka ku lihat seorang siswi kelas 4 itu, ya dialah Nadhira..
Dia bersama 2 temannya menghampiriku yang masih menggunakan seragam hijau-hijau..
"Assalamualaikum kak" Dengan senyum manis mereka
"Wa'alaikumussalam warahmatullah dek, gimana dek sekarang?" aku bertanya
"Alhamdulillah kak, baik, disini juga baik, cuma dah banyak yang pacaran, kelas 3 aja udah ada kak yang pacaran"
Ya Allah? apakah benar? baru kemarin aku bertemu pasangan pacaran SD kelas 6, sekarang kelas 3? Astagfirullah..
"Astagfirullah, beneran tuh dek? kelas 3?"aku hanya terkaget..
"Iya kak, bener deh malah dia juga pacaran nih kak" sambil menunjuk temannya.. mereka hanya tertawa..
"Masih SD dek, belum UN udah pacaran aja, SMP mending gak apa deh, kamu udah ya dek??" aku bertanya kembali kepada Nadhira
"gak
lah kak, aku gk mau, mending benerin diri sendiri aja dulu kak, aku tuh
maunya benerin anak-anak bangsa, berprestasi, berakhlaq baik kak, kan
jadinya enak tuh, pacaran mah nanti aja, nanti kenapa-kenapa siapa yang
mau tanggung jawab, kalo bisa pun aku mau merubah mereka, cuma susah
kak" Aku terkejut, adik kelasku yang selama ini ku kira seorang siswi
yang polos berbicara dengan kata-kata itu, dewasa sekali..
Aku
kembali terpikir dengan visi-ku.. sama dengan dia, namun hanya
terkejut, siswi kelas 4 SD berbicara seperti siswi kelas 3 SMP, sungguh
hebatnya dia, tak salah mungkin inilah adik ku.. adik ideologis ku..
Dialah
yang membangkitkan semangatku kembali, kembali memberikan harapan,
kembali memberikan ku sebuah pencahayaan yang terang, itulah gunanya
adik..adik ideologis..
Terima Kasih dek,
-NN-
Rabu, 27 Juni 2012
Man Jadda Wajada.. Man Shabaro Zhofiro..
Siang itu, kami ber tiga berjalan melewati lorong di daerah stasion KRL Univ.Pancasila
Hanya beberapa menit saj kami turun dari KRL, pemandangan yang sungguh memperihatinkan.. 2 pasang siswa dan siswi SMP masih dengan seragam lengkap berpapasan dengan kami, berrangkulan, berpelukan. Lalu kami menegur mereka
"Assalamualaikum, kok kalian ngapain rangkulan, pelukan kayak gitu?" temanku menanyakan kepada mereka.
"Lah, ini pacar-pacar gw, bukan urusan lu kan" mereka menjawab. Kami tak mau mencari keributan, kami melanjutkan perjalanan. Pada saat itu pun juga, kami berfikir, bagaimana jika semua pelajar di indonesia seperti itu, dan pada saat itu juga sepasang anak SD yang berpacaran melintasi kami, miris sekali melihatnya.. Astagfirullah..
Aku menegur mereka, "Assalamualaikum dek, kamu berdua sedang apa?"
"wa'alaikumussalam kak, aku sedang menjaga pacarku, kayak yang diajarin kakak aku"anak itu menjawab
"kalo boleh tau, kakak kamu kelas berapa dek?" aku kembali bertanya
dia menjawab "kelas 1 SMP kak di SMPN **, dia anggota OSIS kak, contoh yang baik kan?"
Teman-temanku hanya tersenyum,
aku bertanya untuk terakhir kalinya, "dek siapa nama kamu?"
"Farhan kak!" jawabnya dengan polos..
Tak terbayang, mereka masih SD..
Bukan SMP atau SMA.. Tapi SD
Ternyata benar teori-teori yang mengatakan harus adanya organisasi pelajar yang membina pelajar SD.. bukan guru tapi pelajar.. Seperti yang mbah gugel bilang..
Mungkin kami hanya 1 titik dari ribuan garis.. Pada hari itulah kami berkomitmen, Kami ingin walau hanya merubah sedikit, kami hanya ingin merubah mereka..
Man Jadda Wajada,
Tak ada hal yang besar tanpa perjuangan yang hebat..
Man Shabaro Zhofiro,
Tak ada hal yang besar tanpa adanya kesabaran yang hebat..
Always Learning, Always Respecting Each Other, and Always Trying..
For The Next Generations..
-NN-
Hanya beberapa menit saj kami turun dari KRL, pemandangan yang sungguh memperihatinkan.. 2 pasang siswa dan siswi SMP masih dengan seragam lengkap berpapasan dengan kami, berrangkulan, berpelukan. Lalu kami menegur mereka
"Assalamualaikum, kok kalian ngapain rangkulan, pelukan kayak gitu?" temanku menanyakan kepada mereka.
"Lah, ini pacar-pacar gw, bukan urusan lu kan" mereka menjawab. Kami tak mau mencari keributan, kami melanjutkan perjalanan. Pada saat itu pun juga, kami berfikir, bagaimana jika semua pelajar di indonesia seperti itu, dan pada saat itu juga sepasang anak SD yang berpacaran melintasi kami, miris sekali melihatnya.. Astagfirullah..
Aku menegur mereka, "Assalamualaikum dek, kamu berdua sedang apa?"
"wa'alaikumussalam kak, aku sedang menjaga pacarku, kayak yang diajarin kakak aku"anak itu menjawab
"kalo boleh tau, kakak kamu kelas berapa dek?" aku kembali bertanya
dia menjawab "kelas 1 SMP kak di SMPN **, dia anggota OSIS kak, contoh yang baik kan?"
Teman-temanku hanya tersenyum,
aku bertanya untuk terakhir kalinya, "dek siapa nama kamu?"
"Farhan kak!" jawabnya dengan polos..
Tak terbayang, mereka masih SD..
Bukan SMP atau SMA.. Tapi SD
Ternyata benar teori-teori yang mengatakan harus adanya organisasi pelajar yang membina pelajar SD.. bukan guru tapi pelajar.. Seperti yang mbah gugel bilang..
Mungkin kami hanya 1 titik dari ribuan garis.. Pada hari itulah kami berkomitmen, Kami ingin walau hanya merubah sedikit, kami hanya ingin merubah mereka..
Man Jadda Wajada,
Tak ada hal yang besar tanpa perjuangan yang hebat..
Man Shabaro Zhofiro,
Tak ada hal yang besar tanpa adanya kesabaran yang hebat..
Always Learning, Always Respecting Each Other, and Always Trying..
For The Next Generations..
-NN-
Anyone can be a leader.. even if their is still young..
Pemimpin..
apa yg terbayang di pikiran anda tentang kata itu??
Mungkin dewasa, cukup umur, berpengalaman, dan lainnya..
Namun apakah terpikir bahwa pemuda dan pelajar bisa menjadi pemimpin??
Anyone can be a leader..
Even if their is still young too?
Dari survei yang kami lakukan, 6 dari 10 pelajar Sekolah Dasar dan Madrasah Ibtidaiyah sebenarnya sudah layak menjadi seorang pemimpin, namun mereka masih diragukan..
Juga dari survei yang kami lakukan, 9 dari 15 pelajar Sekolah Menengah Pertama dan Madrasah Tsanawiyah sudah layak menjadi seorang pemimpin, namun lagi-lagi mereka masih diragukan namun sudah mulai diizinkan..
Dan survei yang kami lakukan 5 dari 8 pelajar Sekolah Menengah Atas dan Mardasah Aliyah sudah layak menjadi seorang pemimpin, mungkin karena faktor usia dan sebagainya mereka diizinkan dengan penuh..Inilah dasar pemikiran kami, kami tahu telah banyak organisasi dan lembaga atau asosiasi pelajar, namun rata-rata hanya berada di tingkat SMA/MA/Sederajat. Lalu, apa yang kami lakukan?
Ini lebih sulit dari asosiasi lembaga lainnya, mengurus pelajar SMA itu mudah, SMP itu biasa saja, namun SD itu perlu kesabaran tinggi. Namun dibalik hal itu bisa saja ada sebuah jiwa kepemimpinan yang sangat besar dan hanya perlu diasah.Untuk itulah kami ada.Saling belajar, saling menghormati, saling menghargai, saling mengandalkan, saling percaya. Walau perbedaan jenjang di antara kita..
Pertama kalinya, kami bertekat..
Kami berkomitmen..
Kami berjuang..
Kami bersinegri bersama..
Bersama dengan pelajar jenjang ter-rendah..
Kami bertekat,
Menyatukan kekuatan pelajar muslim indonesia mulai SD hingga SMA..
Kami berkomitmen,
Memperjuangkan visi kami.. tekat kami.. harapan kami..
Kami berjuang,
Mewujudkan visi kami hingga berhasil..
Dan kami bersinergi bersama,
Membiarkan dan mengajarkan pelajar tingkat apapun untuk menjadi pemimpin..
-NN-
apa yg terbayang di pikiran anda tentang kata itu??
Mungkin dewasa, cukup umur, berpengalaman, dan lainnya..
Namun apakah terpikir bahwa pemuda dan pelajar bisa menjadi pemimpin??
Anyone can be a leader..
Even if their is still young too?
Dari survei yang kami lakukan, 6 dari 10 pelajar Sekolah Dasar dan Madrasah Ibtidaiyah sebenarnya sudah layak menjadi seorang pemimpin, namun mereka masih diragukan..
Juga dari survei yang kami lakukan, 9 dari 15 pelajar Sekolah Menengah Pertama dan Madrasah Tsanawiyah sudah layak menjadi seorang pemimpin, namun lagi-lagi mereka masih diragukan namun sudah mulai diizinkan..
Dan survei yang kami lakukan 5 dari 8 pelajar Sekolah Menengah Atas dan Mardasah Aliyah sudah layak menjadi seorang pemimpin, mungkin karena faktor usia dan sebagainya mereka diizinkan dengan penuh..Inilah dasar pemikiran kami, kami tahu telah banyak organisasi dan lembaga atau asosiasi pelajar, namun rata-rata hanya berada di tingkat SMA/MA/Sederajat. Lalu, apa yang kami lakukan?
Ini lebih sulit dari asosiasi lembaga lainnya, mengurus pelajar SMA itu mudah, SMP itu biasa saja, namun SD itu perlu kesabaran tinggi. Namun dibalik hal itu bisa saja ada sebuah jiwa kepemimpinan yang sangat besar dan hanya perlu diasah.Untuk itulah kami ada.Saling belajar, saling menghormati, saling menghargai, saling mengandalkan, saling percaya. Walau perbedaan jenjang di antara kita..
Pertama kalinya, kami bertekat..
Kami berkomitmen..
Kami berjuang..
Kami bersinegri bersama..
Bersama dengan pelajar jenjang ter-rendah..
Kami bertekat,
Menyatukan kekuatan pelajar muslim indonesia mulai SD hingga SMA..
Kami berkomitmen,
Memperjuangkan visi kami.. tekat kami.. harapan kami..
Kami berjuang,
Mewujudkan visi kami hingga berhasil..
Dan kami bersinergi bersama,
Membiarkan dan mengajarkan pelajar tingkat apapun untuk menjadi pemimpin..
-NN-
Pengurus Asosiasi Pelajar Indonesia
Dengan kekuatan 17 orang, kami siap merubah moral para pelajar Indonesia yang akan mempunyai daya saing global.
Pengurus
Presiden :
Cutho Ansyasar Firdaus
Wakil
Presiden : Muthia Arifatu Yusri
Sekertaris : Ashfa Mahabbati
Maghfira
Adelina
Bendahara : Ummi Kulsum
Departement I – Sumber Daya Manusia
Ketua : Wafa Sholihah
Wakil : Hafizh Kautsar Hilmi
Departement
II –Seni Budaya
Ketua : Idhar Dhani
Wakil : Rizki
Departement
III – Ilmu pengetahuan dan teknologi
Ketua : Maulida Hasanah
Wakil : Syifa Alfiah Andini Putri
Departement
IV – Media
Ketua : Aditya Abdullah
Wakil : Izzatul Fitriah
Departement
V – Sosial
Ketua : Said Rafsanzani Syarif
Wakil : Abiyyah Dzakiyah Khairunnisa
Departement
VI – Olahraga
Ketua : Isyraq Zakir
Wakil : Abdillah
Senin, 04 Juni 2012
Deklarasi Asosiasi Pelajar Indonesia
Salam kebangkitan pelajar Indonesia.
Indonesia kini telah mengalami penurunan moral para pelajar. Diberbagai kota besar Indonesia, kini para pelajar Indonesia telah mengalami berbagai macam pergaulan. Sudah sepatutnya kita sebagai pelajar Indonesia malu telah mengalami penurunan moral seperti ini.
Dan kini, dengan dilandaskan semangat para pelajar Indonesia, pada tanggal 17 Juni 2012, kami pelajar Indonesia dengan penuh kesadaran akan majunya palajar Indonesia, mendirikan, membangun sebuah organisasi pelajar yang bernama "ASOSIASI PELAJAR INDONESIA".
Visi :
Organisasi pelajar nasional yang memajukan indonesia
Misi :
Memaksimalkan potensi remaja Indonesia
Menyadari dan memaksimalkan SDA dan SDM Indonesia
Mencetak generasi Indonesia yang berdaya saing global
itulah VIsi Misi kami.
tujuan kita adalah : menyatukan seluruh elemen pelajar diIndonesia tanpa membedak-bedakan suku, ras dan agama.
kita semua satu dalam title sabagai PELAJAR HEBAT yang akan merubah seluruh seluk beluk Indonesia.
dan kami mempunyai tekad besar, mencetak beribu-ribu PELAJAR HEBAT INDONESIA yang tersebar diseluruh daerah Indonesia.
API.
Burning Spirit Indonesia.
Indonesia kini telah mengalami penurunan moral para pelajar. Diberbagai kota besar Indonesia, kini para pelajar Indonesia telah mengalami berbagai macam pergaulan. Sudah sepatutnya kita sebagai pelajar Indonesia malu telah mengalami penurunan moral seperti ini.
Dan kini, dengan dilandaskan semangat para pelajar Indonesia, pada tanggal 17 Juni 2012, kami pelajar Indonesia dengan penuh kesadaran akan majunya palajar Indonesia, mendirikan, membangun sebuah organisasi pelajar yang bernama "ASOSIASI PELAJAR INDONESIA".
Visi :
Organisasi pelajar nasional yang memajukan indonesia
Misi :
Memaksimalkan potensi remaja Indonesia
Menyadari dan memaksimalkan SDA dan SDM Indonesia
Mencetak generasi Indonesia yang berdaya saing global
itulah VIsi Misi kami.
tujuan kita adalah : menyatukan seluruh elemen pelajar diIndonesia tanpa membedak-bedakan suku, ras dan agama.
kita semua satu dalam title sabagai PELAJAR HEBAT yang akan merubah seluruh seluk beluk Indonesia.
dan kami mempunyai tekad besar, mencetak beribu-ribu PELAJAR HEBAT INDONESIA yang tersebar diseluruh daerah Indonesia.
API.
Burning Spirit Indonesia.
Langganan:
Postingan (Atom)
